Visualisasi Data Elemen Jejak Granitik untuk Analisis Tatanan Tektonik Menggunakan Aplikasi Berbasis Web

Authors

  • Herru Sendia Febian Balai Pendidikan dan Pelatihan Tambang Bawah Tanah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat
  • Khaidir Ismed Balai Pendidikan dan Pelatihan Tambang Bawah Tanah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat

DOI:

https://doi.org/10.33332/jgsm.geologi.v26i4.935

Abstract

Komposisi elemen jejak dari batuan granitik dapat digunakan untuk mengetahui evolusi tektonik batuan. Salah satunya adalah dengan menggunakan unsur Rb, Y, Nb, dan Ta seperti yang dilakukan oleh Pearce dkk. (1984) menggunakan diagram Rb vs (Y+Nb) dan Rb vs (Yb+Ta). Untuk menghasilkan plotting nilai elemen jejak pada diagram diskriminasi, peneliti geokimia menggunakan perangkat lunak desktop (contoh: GCDKit, PetroGraph, GeopyTool, dll.). Namun demikian, software tersebut menghasilkan diagram statis yang memiliki banyak kelemahan fleksibilitas diantaranya yaitu tidak dapat membandingkan beberapa data secara langsung, tidak dapat mengelompokkan data secara langsung dan penggunaan diagram scatter plot yang terbatas. Perangkat lunak geokimia semestinya dapat memberikan keleluasaan bagi ahli geokimia untuk dapat secara fleksibel mangatur visualisasi data sehingga hasil interpretasi yang dihasilkan juga tidak terbatas pada satu visualisasi data saja. Aplikasi berbasis web yang dibangun dengan Node.js, MySQL dan D3.js dapat menampilkan visualisasi diagram Pearce dkk. yang lebih interaktif dan lebih dinamis dengan menggunakan contour density selain penggunaan titik-titik plot. Visualisasi data yang lebih fleksibel pada aplikasi berbasis web dapat membantu ahli geokimia dalam menentukan outlier data, korelasi antar data dan evolusi geokimia dari arah sebaran data yang terlihat lebih jelas.

Kata Kunci: granit, analisis data geokimia, diagram diskriminasi tektonik, aplikasi web.

Abstract

The trace element composition of granitic rocks can be used to determine the tectonic evolution of those rocks. One method involves using the elements Rb, Y, Nb, and Ta, as demonstrated by Pearce et al. (1984) using Rb vs. (Y+Nb) and Rb vs. (Yb+Ta) diagrams. To plot trace element values on discrimination diagrams, geochemical researchers typically use desktop software (e.g., GCDKit, PetroGraph, GeopyTool, etc.). However, these softwares produce static diagrams with several flexibility limitations, such as the inability to compare multiple datasets directly, the inability to group data on the fly, and the restricted use of scatter plots. Geochemical software should ideally provide geochemists with the freedom to flexibly manage data visualization so that interpretations are not limited to a single view. A web-based application built with Node.js, MySQL, and D3.js can display Pearce et al. diagrams that are more interactive and dynamic, utilizing contour density alongside traditional scatter plots. More flexible data visualization in a web application can assist geochemists in identifying data outliers, correlations, and geochemical evolution through more clearly visible data distribution trends.


Keywords: granite, geochemical data analysis, tectonic
discrimination diagram, web application

 

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-11-27

Issue

Section

Artikel