Identifikasi Patahan Lokal Berdasarkan Analisis Data Geomagnet di Dusun Bengle, Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri

Authors

  • Hana Rosyida Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga
  • Nugroho Budi Wibowo 1. Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga; 2. BMKG, Stasiun Geofisika Sleman, Jl Wates km 8 Jitengan Balecatur Sleman
  • Andi Andi Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga
  • Thaqibul Fikri Niyartama Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga
  • Salma Khoirunnisa Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga
  • Dea Mutiara Jannah Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga
  • Fathunajah Elsa Christalianingsih Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga

DOI:

https://doi.org/10.33332/jgsm.geologi.v26i2.980

Abstract

Penelitian dilakukan di area jalur sesar lokal
menggunakan metode geomagnetik di Dusun Bengle,
Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri. Wilayah
ini merupakan salah satu kawasan yang terletak dekat
jalur sesar yang ditandai dengan litologi batu pasir dan
fitur geologi yang kompleks, dengan variasi komposisi
mineral dan stratigrafi yang dapat mempengaruhi kestabilan
tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
jenis sesar lokal di daerah penelitian. Proton Precession
Magnetometer (PPM) digunakan untuk mengumpulkan 43
titik data, prosedur pengolahan data melibatkan beberapa
penyesuaian terhadap total medan magnet akibat variasi
selama pengumpulan data lapangan. Hasil pemodelan 2D
mengungkapkan keberadaan jalur sesar yang teridentifikasi
pada litologi batu pasir, dengan nilai suseptibilitas sebesar
0,3 x 10-3. Hasil pemodelan menunjukkan adanya variasi
jalur sesar dibandingkan dengan peta geologi sebelumnya,
dengan orientasi N 107° S. Hasil identifikasi jalur sesar
dalam visualisasi 3D menunjukkan struktur geologi yang
diidentifikasi sebagai sesar normal, dengan sisi barat daya
lebih tinggi dibandingkan dengan sisi timur laut.

Kata Kunci: Metode Magnetik, Anomali Medan Magnet,
Suseptibilitas, Sesar Lokal, Bengle

Abstract

The research was conducted on the local fault
line area using the geomagnetic method in Bengle Hamlet,
Dlepih Village, Tirtomoyo, Wonogiri. This area is located
near a fault line characterized by sandstone lithology and
complex geological features, with variations in mineral
composition and stratigraphy that may affect soil stability.
This study aimed to identify the types of local faults in the
study area. The Proton Precession Magnetometer (PPM)
was used to collect 43 data points. The data processing
procedure was involved several adjustments to the total
magnetic field due to variations during field data collection.
The findings of 2D modeling revealed the presence of
recognized fault pathways in sandstone lithology, with a
susceptibility value of 0.3 x 10-3. The modeling findings
suggest a variation in the fault path compared to the previous
geological map, with an orientation of N 107o S. The results
of fault path identification in the 3D visualization show the
geological structures identified as normal faults with the
southwest side higher than the northeast side.

Keywords: Magnetic Method, Magnetic Anomaly,
Susceptibility, Local Fault, Bengle

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-06-23